ACNE...... IS COMING!!!!

Bombana tertanggal 17 September 2011

JUDULNYA ADALAH sebagian PERASAAN DAN SEKITARNYA

Seminggu menjelang tanggal 25 September, jerawat ini sudah demikian hebatnya memunculkan n mengeksiskan dirinya di seputaran area wajah saya.

Ini semacam ketakutan yang di bilang orang syndrome PRA- nikah, hem, Entahlah, sindrom ini juga tidak begitu memberi saya penjelasan sebab saya takut itu apa? Apa yang saya takutkan sebenarnya dan laen2. Semua terlihat samar dan mengerucut pada satu hal yang pasti. SAYA GROGI, TAKUT ATW APALAH NAMANYA INI.

Dan tidak hanya berhenti disitu saja. Masih ada level lanjutannya; Saya kena jerawat berjejer (di tempat saya dibilang bajejer belaa…). Aduh, bagaimana ini? Biasanya paling banter jerawat saya satu dua saja. Itupun kadang biar makan kacang sekeranjang jerawat tidak berkunjung. Ini makan kacang enggak, makan mete enggak, makan kue, bakso, mie ayam, empek2, nasi goreng, nasi ayam, ayam bakar, mau mau mau mau. Hem, dia mulai eksis dan berani tampil beda. Seakan akan mau bilang INI LHO SAYA. aduh……..

Bahkan teman saya sampe: ukh …. Tumben jerawatan. Baru saya perhatikan

Me(respon netral): he he he

Hem, malasku mih bela!

Saya berusaha untuk tidak memikirkan ini. Berpura-pura seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Hem,

Bagaimana saya menghadapi ini dengan biasa?

Bagaimana saya mengatasi perasaan aneh ini?

Dan bagaimana jerawat saya bisa hilang dalam waktu singkat? (hi hi hi hi jadi intinya ini nih???)

Maskeran mode: ON (qiqiqi). Hasilnya bisa dibilang zero…

Hem,

Saya harus menulis ini untuk mengajak pikiran saya bertindak logis dan sehat. Bukankah secara umum dan hasil surfing google membuktikan bahwa sindrom ini biasa di alami oleh orang yang sedang dalam posisi seperti saya? jadi saya tidak sendiri. Saya ada bersama banyak orang. Dan saya tidak boleh takut dengan yang akan terjadi. Karena TAKUT ATAU TIDAK TAKUT SEMUA YANG TERJADI, PASTILAH TERJADI. JADI TENANG2!!!!! TIDAK DIMATIKAN INI KUNE!!!!

Salah satu jalan keluarnya adalah lewati zona itu!!!!!

Saya sedikit lega beberapa persen. Mulai menebarkan aura positif. Dan berbahagialah. Karena saya tahu separuh dari itu juga membuat saya mengarah pada sesuatu yang saya sebut posisi aman tingkat pertama (seperti kuis who wants to be a milyuner).

Tinggalkan aura negatif itu di pojok kamar dengan lantai kotak2 putih hitam milikmu. Letakkan dia didalam keranjang pakean kotor berwarna biru berbentuk ikan lumba2 itu. Dan buang esok pagi ketika kau keluar kamar.

Berbicara tentang esok pagi…….

Esok pagi saya masih rencana puasa. Bulan syawal hampir menutup. Sementara utang puasa masih sehari. Syawalan 6 hari lagi harus bisa dikejar. Jadi genap seminggu lagi proses kejar mengejar ini saya usahakan selesai sesuai waktunya. Semoga dimudahkan oleh ALLOH. Tahun lalu dan beberapa tahun lalu, saya menerapkan puasa syawalan yang kurang sesuai hadits. Saya syawalan dulu, baru kemudian bayar qodho puasa yang kadang qodho puasanya dibayar setelah lewati bulan syawal beberapa bulan TANPA ALASAN SYAR’I. Hem, padahal konteks hadits nya jelas. Ini salah pemahaman saya bilang.

Oh ya, Tadi saya berbuka puasa dengan perkedel jagung divariasi dengan DAGING ikan (qiqiqi, daging?). Yummy. Sayur asem, delicious. Sambal terasi. Siiiiiip. Dan semoga makan-makanan yang dipasang tidak beraturan ini membantu saya menghilangkan keanehan2. SEMANGAD2. MAKAN2!!!!!

Mari kita berbicara tentang makanan. (lho? Tambah aneh atau sudah hilang aneh nya?)

Sebenarnya saya ingin makan cumi bakar bumbu, udang bumbu panggang, pecel lele, ayam (yang dipasang dengan daun kedondong seperti di kampung saya, hem, rasanya SEGER), trus mau juga minum air kelapa muda, makan batagor, mie pangsit yang di gading mangu, mau kue juga, seperti kue lapis, kolope (sejenis ubi hutan beracun yang rasanya yummy), mau makan buah juga, seperti jeruk, buah manggis, buah mangga, nangka salak, sawo,anggur (ini kesukaan bapak saya, tapi dia juga suka alpukat, selain buah2an lainà istilah lainnya suka semua ji sebenarnya, hihihi),mau juga makan rujak, rujak cingur juga mau, dan kalau itu semua tidak ada, saya makan ji yang ada. Wkwkwkwk…

Setelah saya menulis dan membaca ulang. Saya sampai pada sebuah pertanyaan logis. Lagi stress atau ngidam mbak?

He he he he

Satu hal yang pasti. Berbicara tentang makanan itu mengasyikkan. Karena azhied bilang: food is my everything. Adiknya siapa kh itu bela?

Itu terjadi sewaktu mereka puasaan di palu. Saking sederhananya buka puasa mereka. Dia: ya Alloh, kalau di rumah, kita dulu buka puasa pake ini, ini, trus besoknya pake ini ini itu. (He listed my mom’s food, qiqiqi).

Trus dia bilang mi: oh my GOD, food is my everything.

Saya yang tahu seperti itu membayangkan mereka berbuka hanya dengan kerupuk saja. He he he….

Share this:

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment