NHW4_WaSaripah_SulawesiRaha

NHW4_WaSaripah_SulawesiRaha

Laino, 17 Februari 2017

Bismillah.

Cerita tentang matrikulasi IIP (Institute Ibu Profesional). Sudah sampai mana? Sudah NHW 4 yang kini sedang saya garap. Setelah melihat tugas saya di NHW 4 ini, maka saya menilai, NHW sebelumnya (1, 2, 3) adalah tugas dengan tingkat kesulitan rata-rata. Di NHW 4 ini, tingkat kesulitannya lebih dari yang saya bayangkan. Ini cukup susah. Susah sih.  Hihihihi…

Kami disuruh untuk melihat kembali NHW sebelumnya, kemudian memastikan, apakah NHW sebelumnya akan kami ganti atau tidak. Setelah mengikuti seluruh program ini secara bertahap, saya memutuskan untuk mengganti NHW 1 – 3 (baca: mengedit).

Sebenarnya, enak sih, kalau saya memilih tidak mengganti. Artinya, saya tidak punya tugas yang berat. Yah, paling tinggal isi soal berikutnya. Tetapi, kuliah menjadi Ibu Profesional, bukan untuk memperoleh nilai dan yang penting setor tugas. Kuliah di IIP ini, bagi saya, adalah proses perbaikan diri. Bukan hanya sekedar formalitas. Tetapi yang dituntut adalah proses belajar pada diri saya sendiri.

Jadi, sampai disini, paham yah, kenapa saya memilih mengedit tugas saya yang sebelumnya? Baik, saya mulai bercerita tentang NHW sebelumnya. Saya mulai secara berurut yah, biar sistematis.

NHW1 yang saya perbaiki adalah ilmu yang ingin saya tekuni dalam universitas kehidupan ini. Saya, awalnya memilih mendidik anak sesuai Islam. Yah, saya tetap memilih mendidik anak sesuai Islam, tetapi mengganti diksi yang saya gunakan menjadi mendidik anak sesuai fitrahnya. Yah. Terlihat seperti sama, tetapi ada sedikit penekanan fitrah pada kalimat itu, sehingga saya harus mengetahui fitrahnya sebagai manusia di muka bumi. Membantunya menekuni penyembahan kepada Alloh dan menemukan misinya di muka bumi sesuai passionnya (semoga bisa ya. Aamiiiiiin). Apalagi memang saya teringat;

Rosululloh bersabda;

“Setiap anak terlahir dalam keadaan fitrah. Kedua orang tuanyalah yang membuatnya menjadi Yahudi atau Nashrani.” HR. Bukhori 1835

Adapun hal lain semisal alasan, saya hanya menambah sedikit ide yang sebenarnya mirip dengan alasan yang sudah saya jabarkan pada NHW 1 sebelum proses edit.

Jadi, secara umum, perbedaannya tidaklah terlalu menonjol. Mungkin ini disebabkan karena, beberapa ilmu sudah saya dapatkan, dan sudah berusaha saya terapkan sebelum mengikuti program matrikulasi ini.

Program ini membantu saya menjalani dan merencanakannya secara sistematis dan bertarget.

I do Love this program.

Baik. Itu tentang NHW 1. Kalau NHW 2?

Hihihihi.

Ini lebih parah editnya. Saya rombak total beserta tabelnya. Saya rubah menjadi ceklis indicator harian, mingguan, dan bulanan. Setiap table saya bedakan. Untuk table harian saya kelompokkan menjadi 4 tabel yang terdiri dari ceklis table harian untuk diri sendiri, sebagai guru, sebagai istri, dan sebagai ibu. Begitu juga dengan table mingguan dan bulanan.  Jadi, secara keseluruhan total table 12. Oh yah Untuk pengisian tabel, ada yang saya isi setelah print. Jadi Menggunakan polpen isinya. Tidak tercantum pada gambar di bawah ini.

Gambar 1. Ceklis Harian Setelah Edit

Gambar 2. Ceklis Mingguan Setelah Edit

Gambar 3. Ceklis Bulanan Setelah Edit



Baik, sekarang saya melangkah ke NHW 3. Bagaimana? Yess. Saya juga koreksi. Tetapi, setelah saya pikir-pikir, karena saya suka menulis, maka misi saya selain beribadah kepada Alloh, melalui potensi saya ini, maka saya akan menyebar tulisan saya yang bermanfaat. Baik tentang pendidikan anak, kisah hidup yang saya saksikan, yang bisa jadi ibroh dan pembelajaran bagi orang lain. Sementara, karena yang urgent adalah mendidik anak, maka prioritas di mendidik anak.

Berbicara tentang misi, maka sebenarnya saya, sebagai seorang guru, saya belum yakin bahwa saya bisa menginspirasi bahkan siswa-siswa saya. Apalagi terhadap orang lain di sekitar saya. Tetapi, apapun itu, saya akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk sesama. Saling memberi penguatan. Berpegangan tangan. Melawan musuh Alloh yang selalu menggoda kita manusia dari segala arah. Mendalami ilmu untuk diterapkan dan semoga bisa menjadi inspirasi bagi orang lain.

Misi hidup saya: memberi inspirasi dan motivasi bagi orang lain.

Bidang: Kisah Hidup dan Pendidikan Ibu dan Anak

Peran : Penulis motivator/inspirator.

Untuk menjadi ahli di bidang (kisah hidup) Pendidikan Ibu dan Anak maka saya menetapkan  tahapan ilmu yang harus saya kuasai sebagai berikut :
1. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak
2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga
3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll.
4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang


Saya menetapkan KM 0 pada usia 29 tahun, ketika itu, saya sudah mulai sedikit mencari informasi dan membeli buku tentang pendidikan anak. Namun, setelah saya berusia 34 tahun di tahun 2017 ini (4 tahun sejak 0 KM), saya menyadari, jalan dan pencapaian saya belum maksimal. Untuk hal-hal serupa pembelajaran anak tentang agama, sudah saya mulai, Alhamdulillah, anak saya juga menjadi mengenal Islam dan lebih banyak mengkritik apa yang tidak Islami menurut dia. Saya juga sudah mengikuti beberapa kelas parenting online. Sehingga dengan ini, saya menjadi lebih terbuka terhadap perbaikan pola asuh saya. Lebih menerima dan sedang berusaha maksimal dalam mengelola emosi pribadi ketika sedang marah kepadanya. Menjauhi hukuman fisik kepadanya. Dan Alhamdulillah, sudah saya stop sejak beberapa saat lalu. Alhamdulillah.

Jadi, intinya, KM sekarang di tahun 2017 adalah KM 0.1? Hehehe, entahlah. Yang jelas, KM menuju 1 di usia 34. Udah gitu saja. He he he…

Sekarang ini, yang sedang saya perbaiki adalah cara bagaimana dia meluapkan emosi Hafshoh. Karena terkadang dia marah dan melakukan hal yang belum pernah saya contohkan. Pengaruh dari luar yang masih coba saya filter. Ini cukup susah. Apalagi it takes a village to raise a child. Ini susah, saya mencoba mencari lingkungan untuk tempat belajar yang positif. Tetapi, di kota yang baru berkembang seperti ini, banyak hal yang belum tercover dan tersedia disini.

Saya berkomitmen tinggi akan mencapai  10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang  di bidang Pendidikan Diri Ibu dan Anak, agar lebih mantap menjalankan misi hidup. Sejak saat itu setiap hari saya mencoba mendedikasikan 7 jam waktu untuk mencari ilmu, mempraktekkan, menuliskannya bersama dengan anak saya.  Sehingga dalam jangka waktu kurang lebih 4 tahun, insyaalloh sudah akan terlihat hasilnya.
Dalam satu hari saya akan mencoba menerapkan table berikut:


Gambar 4. Tabel Rencana Pancapaian Perhari untuk Menuju Milestone 4


Dalam setahun saya akan mencoba mencapai 7.1 x 365 = 2591.5 jam terbang di bidang Kisah Pendidikan Ibu dan Anak. Dalam 4 tahun, target saya adalah memiliki 10366 jam terbang. Semoga bisa saya capai.

Milestone  yang saya tetapkan adalah:
KM 0 – KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai dan menerapkan Ilmu seputar Bunda Sayang.
KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda sholehah.

Baik, mungkin itu saja untuk NHW 4 saya. Kalau ada yang ternyata, tidak sesuai dan perlu saya revisi, akan ada pengeditan lanjutan.

J

Wa Saripah





Share this:

,

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment