Tentang SKPP & ADK Gaji


04 Agustus 2015. Raha di hari Selasa. Hari ini teman saya; Edi Jumal Ali, berhasil mengirim data SKPP dan ADK ke email saya. Beberapa detik setelah terkirim, langsung saya download. Saya print, dan tinggal dibawa ke Kemenag Kabupaten Muna. Sayangnya, saya tidak bisa bawa motor. Mau minta antar Bapak, panas sekali suasananya dan dia lagi puasa. Alhasil… saya menunggu matahari hendak mengujung di ufuk sore. Semoga bendaharanya masih ada.
Jam 03.00 pm saya menuju. Sayangnya, bendahara tidak di tempat. Saya disarankan untuk datang besok pagi atau pada sore ini di pukul 4.
Ok. Saya pilih opsi kedua.
Datang sore dan Alhamdulillah everything is done.
SKPP dan ADK ini yang buat bendahara MAN 1 Bombana namanya Syawal Ridwan. Saya bersyukur dia mau Pak Edi (baca: Tangguru; bahasa Kabaena untuk Pak Guru) yang ambilkan. Kalau tidak, niscaya saya harus ke Bombana melewati 200 km. sebenarnya sih, tidak mengapa. Hitung-hitung melihat madrasah dan siswa-siswa saya disana. Sekalian menatap hangat pada teman-teman guru dan KM (baca: KS). Hanya saja, kondisi saya juga sedang kurang fit. Kecapean pulang balik Lambiku 40 km.
Akhirnya, Edi (baca: Tangguru) ambil ke Pak Syawal di rumahnya, lalu dia kirim saya via e-mail. SKPP yang saya dapat dalam bentuk pdf. Sedangkan ADK nya saya tidak tau itu bentuk apa, berupa file yang tidak terbaca di laptob. Butuh aplikasi untuk membacanya.
Sebenarnya, Edi mau mengirimkannya di kapal. Soalnya ada CD dan surat dari KPPN. Tapi berhubung kita mau mencoba jalan alternative ringan waktu dan biaya. Kami coba dulu langkah ini. Edi (baca: Tangguru) bilang nanti kalau dia (baca: bendahara Raha) tidak mau ini (baca: file yang dikirim via email), baru saya kirim di kapal.
Saya tidak tau harus membalas dengan apa yang dilakukan Edi (baca: Tangguru). Sejak dulu waktu sama-sama mengurus mau Ujian CPNS dan pengurusan berkas waktu lulus. Dia orangnya supel, ringan tangan. Pantas sajalah dia banyak teman. Sociable orangnya. Dan tidak tanggung-tanggung kalau tolong orang. Yah, mungkin Allah memberinya salah satu balasan kebaikan dengan memberinya Bu Hamna sebagai istri. Orang yang di mata saya, bagus juga. Saya sampe tidak tau kalau dia orang tolaki. Logat, dan segalanya kok seperti orang Raha yah? Hehehe. Dari segi sifat, karakter, dan kepribadian, Dia bagus!
Mungkin lain kali saya ingin berbagi tentang Tangguru ini. Bercerita soal dia mungkin bisa member motivasi kepada orang lain utuk berbuat baik. Semoga ada waktu di edisi lain di bulan ini.
OK. Kembali ke topic…
Tepat ba’da ashar, saya langsung menghadap ke ruang Keuangan. Saya diterima begitu juga dengan berkas yang saya bawa. Alhamdulillah.
NOTE:
Untuk teman-teman yang mutasi. Sudah ada SK mutasi, maka yang perlu dilakukan pertama adalah:
Pamitan sama KS lama
Menghadap ke bendahara kasih SK mutasi dan minta SKPP dan ADK.
Menghadap ke KS baru.
Menghadap ke Kepegawaian kabupaten kasih SK mutasi
Kalau jadi mi SKPP dan ADK. Kasih ke bendahara sekolah atau kabupaten
Selesai.
Pamitan sama Pak KS lama waktu itu di sekolah. Liburan. Yang ada di sekolah hanya Pak KS dan bendahara (sebenarnya dia bukan bendahara sih. Dia itu KTU). Saya menghadap ke bendahara untuk dihentikan gajinya alias diuruskan SKPP dan ADK gaji. Biasanya waktu terbaik untuk menghadap minta di stop gajinya adalah setelah bendahara mengurus penerimaan gaji bulan depannya. Biasanya jadinya paling cepat 3 hari. Saya dulu pak Syawal tampak tanggal 22 Juli SKPP nya. Trus dia ambil Agustus tanggal 3 (hari senin) jadi lebih kurang seminggu yah, eits, bukan… bukan… itu 2 minggu. Tapi mungkin dia agak santai karena segala hal tentang gaji saya dia sudah uruskan. Termasuk gaji 13, rapelan kekurangan gaji, gaji bulan 8 (waktu itu saya, SK tanggal 1 Juli, melapor ke dia tanggal 03 atau 04 Juli kalau gak salah ingat. Atau mungkin tanggal 06 yah?
Jadi, saya enak betul ceritanya.
Saya pikir sih, iya juga yah? Tinggal terima tidak lagi ribet di kabupaten Muna.
Dia awalnya bertanya, mau cepat atau bagaimana?
Saya bilang yang cepat saja.
Tapi entahlah, mungkin karena dia pikir saya seperti siput, karena sempat dia menanyakan tentang saya kenal tidak dengan bendaharanya, yang saya jawab dengan TIDAK. Jadi dia bilang, sudah bagus mi kalau begini saja. Yah, sudah, saya juga manut, kalau dia bilang bagus, I believe him. Dia orangnya begitu, keras, dan pengikut aturan serta bisa dipercaya. Artinya, kalau soal bendahara, di mata saya, he is the best one. dia yang terbaik yang pernah saya dapat. Jadi yang lain tidak bagus? Yah, bukan begitu sih. Hehe,

Share this:

,

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment